KKN KELOMPOK 163
1.
Pengertian Metode SAS
Metode
SturukturAnalisisSintesis (SAS) merupakanmetode yang dikembangkan olehPKMM
(PembaharuanKurikulum dan Metode Mengajar) Departemen Pendidikan danKebudayaan
RI yang diprogramkan pada tahun 1974 yang didasarkan pada psikologianak,linguistikstruktural,
foniksintesis. Metode initerutamadikembangkandalampengajaranmembaca dan menulis
di sekolahdasarmeskipun di kembangkan pula di tingkatsesudahnya dan
dalammatapelajaranlainya. Dalam proses operasionalnya, metodeSAS
mempunyailangkah-langkahdenganurutansebagaiberikut : (a) strukutur,
menampilkankeseluruhan, (b) analisis, melakukan proses penguraian, (c)
sintesis, melakukanpenggabungankembali pada struktursemula.
2.
Langkah-langkahKegiatanMetode SAS
Langkah-langkahdalammenerapkanmetode
SAS yaitusebagaiberikut:
a.
MenganalisiskonteksPelajaran. Dalam
halinidimulaidengan guru mengenalkanhuruf alphabet (nama-namahuruf) dan
menitikberatkan pada bunyi yang
dihasilkanhuruf-hurufsepertia,n,e,i,t,k,d,u.Ketika mengajarkanbunyihuruf guru
tidakmengajarkanberdasarkanurutan
alphabetmelainkanmemperkenalkanhurufberdasarkanfrekuensikemunculanhuruf.
Huruf-hurufyang seringmunculadalahhurufa,n,e,i,t,k,d,dan u.
halinidimaksudkanuntukperpindahananak-anakkemembaca kata secepatmungkin.
b.
Pemanasan dan Perkenalan. Dalam kegiatanpemanasan
guru memintasiswamenyanyikanlagu alphabet yangmakanmengembangkankesadaran
alphabet (nama-namahuruf). Guru kemudianmemintasiswamenunjukhuruf sambal
bernyanyi yang mengembangkankesadaran alphabet(bentukhuruf)). Kemudian guru
memintasiswamenyanyikanlaguhuruf “a” yangbunyinyaselalua,a,a yang
mengembangkankesadaran alphabet (bunyihuruf).
3.
Langkah-langkahPembelajaranMembacaPermulaandenganMenggunakan
Metode SAS pada Anak Usia 7-12 Tahun di Desa Teluk bakung
Metode SAS
inidigunakanuntukmengajarkanmembacapermulaan pada anakusia 7-12 tahun di desa
teluk bakung. Pembelajaranmembacahanyadilakukandenganintensitasseminggusekali
di harijum’at, yaitu pada kegiatan sore ceria di Jambut Piso Surit desa teluk
bakung. Anak yang belajardenganmenggunakanmetodeiniberjumlahsepuluh orang anak,
denganenam anak darikelasrendah (kelas 1-3 SD) dan
empatanaklainnyadarikelastinggi (kelas 4-6 SD).
Adapun langkah-langkah
yang diterapkanpenulisdalammelakukanpembelajaranmembacapermulaandenganmenggunakanmetode
SAS pada anakusia 7-12 tahun di desa teluk bakung yaknisebagaiberikut:
Langkah 1 – SAS
Penelitimenulissebuahkalimat
Nita Adik Rudi di buku. Penelitikemudianmembacakalimatitudenganperlahan,
sambilmenunjuk kata yang dibaca.
Peneliti :
Anak anak, berapa kata yang ada di kalimatini?
Siswa :
Tiga!!!
Peneliti :
Bagaimana kalian tahukalauadatiga?
Siswa 1 :
Karena selaluadaspasi di antara kata itu…dan…. Ada dua spasi di
papantulisitu.Jadi adatiga kata.
Peneliti
:Benar! Selaluadaspasi di antara kata. Anak anak, sayaakanmembacakalimat
itlagi, kemudian kalian membacaya.
Penelitimembaca kata,
menunjuk kata yang dibaca.Kemudianmenunjuk kata pertama
dansiswamembacakalimatnya, kata per kata (Membacabergema).Penelitimenunjuk kata
terakhiryaitu “Rudi” dan mengatakan :
Peneliti :
Hurufapa yang kamulihat di awal kata “Rudi”
Siswa :
“R! Huruf R”
Peneliti :
Bagus sekali! Sekarang, dengarkanketikasayamembaca …dan katakan, bunyiapayang
kamudengar di awal kata Rudi…Rudi…Rudi…
Siswa :
Bunyi…/r/…
Peneliti :
Benar. Huruf R berbunyi /r/. Dengarlagi…/r/…/r/…Sekarang, ucapkanbersamasama.
Peneliti dan para
siswabersama-sama: /r/…/r/…/r/…..
Peneliti :
Bagus. Sekaranglaguuntukhuruf R, siap?
Sisw :
Huruf r, huruf r, dibunyikan /r/…/r/…/r/!
Peneliti :
Hari inikitabelajarmembacahurufbaru, Huruf R.
Analisislangkah 1 – SAS
:Membagikalimatmenjadibeberapa kata
Langkah 2 – SAS
Peneliti :
Saya akanbacakalimatnyalagi, tapilebihperlahan dan
melafalkansetiapsukukatanyadenganhati-hati. Dengarkan!
Penliti :
Berapasuku kata di kata pertama…Nita?
Siswa :
Dua!
Peneliti :
Okay. Katakan dan tepukansuku kata dalam kata Nita
Siswa :
Ni (tepuk) …. Ta (tepuk).
Peneliti :Berapasuku
kata di kata yang kedua, adik?
Siswa :
dua!!!
Siswa :
Okay. Katakan dan tepukansuku kata di kata adikNita adik Rudi
Siswa :
A (tepuk) …. dik(tepuk)!
Peneliti :
Dan…..Berapasuku kata dalam kata terakhir,,,Rudi?
Siswa :
Dua lagi !!!
Peneliti :
bagus. Katakan dan tepukansuku kata di kata Rudi
Siswa :
Ru (tepuk) …. di(tepuk)!
Penelitikemudianmenuliskembalikalimat
di bawahkalimataslinya, denganmemisahkankata per sukukatanya.
Analisislangkah 2 – SAS
:Membagi kata menjadibeberapasuku kata
Langkah 3 – SAS
Penelitikemudianmenuliskembalikalimatituuntukketigakalinya,
denganmemisahkansemuahurufdalamsetiapsuku kata.
Peneliti :
marikitalihatbunyi yang dihasilkansetiaphuruf, bunyiapa yang dihasilkanhuruf
“N”?
Siswa :
Huruf N, Huruf N, dibunyikanen..en..enHuruf N dibunyikanen!
Peneliti :
Benarsekali. N menghasilkanbunyi /en/. Dia menunjukkearahhurufi
Peneliti :bunyiapa
yang dihasilkanhurufi?
Siswa :
hurufimenghasilkanbunyi /i/!
Peneliti :sayaakanmenunjukkesetiaphuruf.
Ketika sayatunjuk, suarakanbunyinya.
Penelitimenunjukkearah
salah satuhuruf. Anak anakmengucapkanbunyinya.
Analisislangkah 3 – SAS
:Membagisuku kata menjadibunyihuruf
Langkah 4 – SAS
Kemudianpenelitimenambahkan
baris keempat
Peneliti :
Ayo kitalihatsuku kata pertama. Bunyi apa yang dihasilkanhuruf N?
Siswamengatakan /n/.
Peneliti :
Bunyi apa yang dihasilkan I?
Siswamengatakan /i/.
Peneliti :
Bunyi apa yang didapatketikahuruf N dan ibersama?
Siswamengatakan
/n/…./i/…./ni/!
Penelitimengulangihal
di atasuntuksetiapsuku kata. Anak anakmengenalibunyidari
setiaphuruf,
kemudianmenggabungkanbunyiituuntukmenghasilkanbunyisuku kata.
Analisislangkah 4 – SAS
:Menggabungkanbunyi-bunyihurufmenjadisuku kata
Langkah 5 – SAS
Penelitikemudianmenambahkan
baris kelima.
Nita adik Rudi
Ni ta a dik Ru di
N i t a a d i k R u d i
Ni ta a dik Ru di
Nita adik Rudi
Penelitimembacakalimatitu,
menunjuksetiap kata saatmembacanya.
Kemudian,menyuruhanakanakuntukmembacakalimatnya, menunjuk kata ituketikadibaca.
Analisislangkah 5 – SAS :Menggabungkanbunyisuku kata menjadi kata
A.
PENUTUP
Membacapermulaanmerupakantahapan
proses belajarmembacabagisiswasekolahdasarkelasawal.
Siswabelajaruntukmemperolehkemampuan dan menguasaiteknik-teknikmembaca dan
menangkapisibacaandenganbaik.
Kegiatanmembacapermulaandimulaidaritamankanak-kanakatausekolahdasartingkatawal.
Dalam meningkatkanmembacapermulaansiswadapatdilakukandenganmetode SAS. Metode
SAS dianggapsebagaimetode yang
terbaikdalammeningkatkankegiatanmembacapermulaan. Dalam proses operasionalnya,
metodeSturukturAnalisisSintesis (SAS)
mempunyailangkah-langkahdenganurutansebagaiberikut :(a) strukutur,
menampilkankeseluruhan, (b) analisis, melakukan proses penguraian, (c)
sintesis,melakukanpenggabungankembali pada struktursemula.
Dalam
setiaplangkah-langkahpenggunaanmetode SAS
dilakukanpengembangandengantahapansebagaiberikut : (1) Membagikalimatmenjadibeberapa
kata ; (2) Membagikata menjadibeberapasuku kata ; (3) Membagisuku kata
menjadibunyihuruf ; (4)Menggabungkanbunyi-bunyihurufmenjadisuku kata ; (5)
Menggabungkanbunyisuku kata
menjadi kata.
B.
REFERENSI
Hasan, Maimunah. 2009. Pendidikan Anak Usia Dini.
Yogyakarta: Diva Press.
Naim, Ngainun. 2013. The Power Of Reading. Yogyakarta:
Aura Pustaka.
Shofi, Ummu. 2008.Sayang, Belajar Baca, Yuk!.Solo: Indiva Media Kreasi
LAMPIRAN
Kegiatanpembelajaranmembacapermulaan pada anakusia
7-12 tahun di desa teluk bakung


